...Online Community buat semua JEBOLAN SmA N 11 Ambon...
 
IndeksPortailGalleryFAQPencarianPendaftaranAnggotaGroupLogin

Share | 
 

 PERMASALAHAN GIGI (GIGI BERLUBANG)

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down 
PengirimMessage
dje_mimot



Female
Jumlah posting : 14
Age : 26
Lokasi (kota-Prov) : MakSsaRtZ Yang PeNuh DgN KeMAcETan
Pekerjaan/hobbies : isengin orang
Angkatan Kelulusan : 2007
Registration date : 22.12.07

PostSubyek: PERMASALAHAN GIGI (GIGI BERLUBANG)   Mon Jan 12, 2009 2:45 pm

PERMASALAHAN GIGI
(GIGI BERLUBANG)



Gigi berlubang disebut Karies gigi. Karies akan mengakbatkan kerusakan struktur gigi sehingga terbentuk lubang.

A.Gejala
Gejala gigi berlubang umumnya, adalah
sakit gigi, gigi menjadi sensitive setelah makan atau minum manis, asam, panas, atau dingin
Terlihat atau terasa adanya lubang pada gigi
Bau Mulut (Halitosis)

B.Tanda Awal Gigi Berlubang

Munculnya spot putih seperti kapur pada permukaan gigi. Ini menunjukkan area demineralisasi akibat asam. Selanjutnya, warnanya akan berubah menjadi cokelat, kemudian mulai membentuk lubang. Jika spot kecoklatan ini tamapk mengkilap, maka prosese demineralisasi telah berhenti yaitu jika kebersihan mulut membaik. Spot ini disebut STAIN (bukan sekolah tinggi agama islam negeri yang dekat arbes loh..hehehe) dan dapat dibersihkan. Sebaliknya, spot kecokelatan yang buram menunjukkan prosese demineralisasi yang sedang aktif. Makanya, diperlukan pemeriksaan rutin untuk mendeteksi dini timbulnya lubang.
Apabila kerusakan telah mencapai dentin (dentin merupakan bentuk pokok dari gigi yang diliputi oleh sementum/jaringan gigi yang melindungi dentin pada daerah akar gigi dan email/bentuk luar yang melindungi dentin pada daerah mahkota gigi), biasanya mengeluh sakit atau timbul ngilu setelah makan atau minum manis, asam, panas atau dingin.

C.Penyebab Gigi Berlubang

Di Indoesia, penyakit yang mendominasi menurut statistic adalah Gigi berlubang, setelah demam flu. Gigi berlubang dapat terjadi pada siapapun, walaupun pada umumnya sering muncul pada anak-anakatau remaja. Gigi berlubang inilah yang merupakan alasan utama hilangnya gigi pada usia muda.
Penyebab gigi berlubang itu sendiri karena adanya bacteri Streptococcus mutans dan Lactobacilli. Bakteri spesifik inilah yang mengubah glukosa dan karbohidrat pada mkanan menjadi asam melalui proses fermentasi. Asam terus diproduksi oleh bakteri dan akhirnya merusak struktur gigi sedikit demi sedikit. Kemudian plak dan bakteri mulai bekerja 20 menit setelah makan.
Asam yang diproduksi dalam plak akan terus merusak lapisan email gigi. Kemudian bakteri akan mengikuti jalan yang sudah dibuat oleh asam dan menginfeksi lapisan berikutnya, yaitu dentin. Jika tidak dirawat, proses ini akan terus berjalan sehingga lubang akan semakin dalam.
Gigi berlubang biasanya belum menimbulkan keluhan sakit kecuali telah mencapai bagian dentin dan pulpa gigi. Apa Sebabnya? Karena pulpa penuh sel saraf dan pembuluh darah akibat terinfeksi, maka akan timbul rasa sakit terus-menerus. Komplikasi kemudian terjadi dengan matinya sel saraf sehingga rasa sakit juga berhenti.
Pada tahap ini, biasanya orang sering mengabaikan. Padahal ketika sel saraf mati, proses kerusakan di dalam gigi terus berjalan sampai ketulang pendukung. Akibatnya, cairan akan terkumpul dan terjadi abses (pembengkakan). Abses dimulai dari dalam sampai tampak ke permukaan ginggiva (gusi). Selain itu, kerusakan tulang pendukung juga menyebabkan gigi mulai goyang. Jika tidak segera dirawat, berakibat pada ekstraksi (pencabutan) gigi.
Jadi dapat disimpulkan bahwa faktr yang mempengaruhi perkembangan karies gigi adalah perbedaan pola makan, waktu makan yang lebih lama,Sisa makanan yang tertinggal di mulut dalam waktu lama, perkembangan bakteri dalam mulut, dll.

D.Perawatan

Pada umumnya, ketika gigi berlubang dan terasa sakit, masyarakt memilih tindak perawatannya berupa ektraksi (pencabutan) gigi, padahal ada cara lain untuk merawat gigi berlubang.
Karies dini dapat dihentikan menggunakan laser, sedangkan karies gigi kecil perlu dideteksi dengan alat dan rontgen gigi. Dan karies gigi besar yang terlihat mata, dapat dilakukan perawatan dengan alat secara langsung.
Jenis perawatan dapat dilakukan secara bervarisai, tergantung tahap kerusakan yang terjadi. Jika lubang gigi mencapai email dan dentin, maka dilakukan penambalan.sedangkan struktur gigi yang rusak dubuang dengan pengeboran, dan setelah lubangbersih kemudian dimasukkan bahan penambal.
Lubang yang dangkal tapi besar dapat dirawat dengan inlay/onlay (bahan tambal komposit). Namun, bila kerusakan telah mencapai pulpa (struktur terdalam gigi yang penuh dengan sel saraf yang sensitif terhadap rangsang, jarngan limfa, jaringan ikat, pembuluh darah arteri dan vena) perlu diakukan perawatan saluran akar (endodontik).
Tahap perawatan saluran akar yaitu mengangkat sel saraf yang telah terinfeksi dan membersihkan salurannya dan mengisinya dengan bahan pengisi saluran akar.
Pada intinya, jika struktur gigi sehat yang tersisa setelah pengeboran tidak cukup, bahan tambal tidk dapat bertahan melekat pada gigi. Pencabutan gigi adalah tindakan terakhir apabila krusakan yang terjadi terlalu besar dan struktur gigi yang tersisa tidak dapat direstorasi lagi.
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user
ichan.lohy
Admin


Male
Jumlah posting : 552
Age : 28
Lokasi (kota-Prov) : Amboneeezzzz, but NoW iN MaLAnk City
Pekerjaan/hobbies : Network Engineer / Otak-atik computer
Angkatan Kelulusan : 2005
Registration date : 06.11.07

PostSubyek: Re: PERMASALAHAN GIGI (GIGI BERLUBANG)   Mon Jan 12, 2009 5:41 pm

Info2 yg kaya ginini...

thank's yoooo..

buad bu'dokter..
hehehehe

_________________

Profil Facebook Ichan LoHy

Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user http://www.ichan.co.cc
 
PERMASALAHAN GIGI (GIGI BERLUBANG)
Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas 
Halaman 1 dari 1

Permissions in this forum:Anda tidak dapat menjawab topik
ALuMni SMA nEgERi 11 aMbOn :: NEWS INFO :: Kesehatan-
Navigasi: